13 Februari 2008

Mukadimah

Asssalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



Segala puji hanya milik Allah penguasa atas segala sesutu. Semoga aku menjadi manusia yg menempatkan diri sebagai Alfaqir illa Rahmatillah. Untuk mencapai 'zero zone' memang butuh effort yang tidak kecil. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah untuk Baginda kita yang paling mulia diantara seantro umat manusia. Muhammad SAW sang fenomenal sepanjang masa. semoga aku berada dalam syafaatnya.



Kejumudan membawa kemudharatan luar biasa. kejumudhan bagai air diam yang nampak jernih tapi mematikan. betapa banyak kematian diakibatkan oleh air diam selain baunya yang kian membusuk. tanpa bermaksud menolak palsafah 'diam itu emas', diam memberi efek kepenatan lebih besar dibandingkan orang kecapekan sekalipun. begitulah kira-kira kejumudan yang equivalent dg diam.



Lantas apa sebenarnya yang harus kulakukan. Fikiran berlalu lalang tanpa batas lampu merah. bahkan mampu menembus atap langit ke tujuh sekalipun. Dari situpun munculah kegamangan. Tanda tanya besar melayang-layang percis diatas kepala. 'What should I do?". Manusia memang selalu berkeluh kesah. manusia selalu tidak puas dengan apa yang ada di depan mata. Dan manusia sering tidak bersyukur atas apa yang sudah dinikmatinya. Astaghfirullah.....



Yang harus dilakukan sebenarnya tidak perlu jauh-jauh. Hanya basmalah dan langkahkan kaki pertama,... itu akan menjadi seribu langkahku. 'BDSA' katanya Wong TDA.

Tundukan hati,...tundukan kepala,....mulailah berjalan. Sebuah kerja kecil menantimu.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Tidak ada komentar: